Salurkan Air Bersih untuk Rakyat, Bupati Majalengka Launching Program Hibah Air Bersih di 3 Kecamatan Wilayah Utara

MAJALENGKAKAB.GO.ID- Sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah Kab.Majalengka dalam rangka memberikan pelayanan terbaik dan juga meringankan beban masyarakat khusunya dalam penyaluran air bersih, Pemkab Majalengka dalam hal ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kab.Majalengka, hadirkan program Hibah Air Minum bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), program tersebut secara resmi dilaunching oleh Bupati Majalengka, bertempat di Kec.Jatitujuh, Selasa (18/01/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, Dirut PDAM Kab.Majalengka beserta jajarannya, Kadis PUTR, Kadis Rumkimtan, Camat Jatitujuh, Camat Kertajati, Camat Ligung, unsur Muspika Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Para Kepala Desa, Pipminan Parpol PDI-P beserta jajaran pengurus, serta warga masyarakat penerima bantuan program Hibah Air Minum.

Dalam sambutannya Bupati Majalengka, Dr. H.Karna Sobahi,M.M.Pd., menyampaikan bahwa program yang akan dilaunching ini merupakan salah satu kebijakan Pemda Majalengka dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat, hibah air bersih ini diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah(MBR), adapun program MBR hari ini yang akan dilaunching merupakan program tahun anggaran 2021 dimana Pemkab Majalengka akan menghibahkan air bersih yang difokuskan di wilayah utara Majalengka, sebanyak 2.100 sambungan pipa air bersih untuk 2.100 penerima manfaat yang tersebar di 3 (tiga) Kecamatan yakni Kec.Jatitujuh, Kec.Kertajati,dan Kec.Ligung. Adapun jumlah penerima bantuan Launching program Hibah Air Bersih untuk MBR yang disalurkan di Kecamatan Jatitujuh untuk 9 Desa dengan jumlah sambungan kerumah penerima manfaat sejumlah 631 sambungan, kemudian Kecamatan Kertajati untuk 6 Desa dengan jumlah sambungan kerumah penerima manfaat sejumlah 828 sambungan dan Kecamatan Ligung untuk 9 Desa dengan jumlah sambungan kerumah penerima manfaat sejumlah 641 sambungan.

“Pemberian Hibah air bersih untuk (MBR)tersebut merupakan salah satu kebijakan Bupati melalui PDAM dengan teknis biaya pemasangan awal gratis akan tetapi untuk pembiayaan bulanannya masyarakat tetap diwajibkan untuk membayar, besar kecilnya tagihan itu disesuaikan dengan pemakaian ataupun penggunaan masyarakat itu sendiri terhadap air Pam tersebut,”ungkap Bupati.

“Program Air Bersih untuk warga ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di tiga Kecamatan penerima manfaat ini, selain itu dengan teralirnya air bersih ini artinya dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, untuk itu saya menghimbau bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang mendapatkan bantuan program ini agar dalam penggunaan air bersih ini harus se efektif dan se efisien mungkin jangan dipake untuk kegiatan cuma-cuma, gunakanlah untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci pakaian, minum dan mandi,” Pungkas Bupati.(Kominfo)