
Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka menyelenggarakan Rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. Acara yang berlangsung khidmat di Pendopo Gedung Negara ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Majalengka merayakan hari jadi pada tanggal 11 Februari, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan tanggal baru ini merupakan hasil kajian akademik mendalam yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Nina Herlina, M.S. dari Universitas Padjadjaran. Perubahan ini bertujuan meluruskan sejarah dan memperkuat jati diri daerah.
Bupati mengatakan Kabupaten Majalengka menunjukkan tren positif dalam berbagai sektor pembangunan selama tahun 2025 diantaranya Pertumbuhan Ekonomi Majalengka mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi ke-2 di Jawa Barat pada triwulan II 2025 sebesar 9,01%, melonjak dari 6,38% di tahun sebelumnya kemudian melalui program “MATA HATI”, angka pengangguran terbuka turun dari 4,01% menjadi 3,62%, yang berada di bawah rata-rata Jawa Barat selain itu Total investasi yang masuk ke Majalengka pada tahun 2025 mencapai Rp3,4 Triliun.
Lebih lanjut Bupati juga mengatakan bahwa angka kemiskinan berhasil ditekan sebesar 0,51% atau setara dengan 6.110 jiwa.
Pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup warga melalui Infrastruktur Jalan dimana Sepanjang 806,92 km atau 88,19% jalan di Majalengka kini dalam kondisi mantap kemudian Perbaikan Rumah Pada awal 2026, telah digulirkan bantuan perbaikan 1.715 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan total anggaran Rp34,4 Miliar.
Dalam hal Prestasi Birokrasi Kabupaten Majalengka Meraih Opini WTP ke-12 kali berturut-turut, predikat “Sangat Baik” pada SPBE (Indeks 3,91) dan SAKIP, serta menempati peringkat 19 besar nasional untuk Indeks Pelayanan Publik.
Bupati juga menegaskan keberpihakan pada produk lokal melalui kebijakan “Bela dan Beli Produk UMKM”, termasuk kewajiban penggunaan Genteng Jatiwangi pada seluruh bangunan pemerintah.
Menghadapi tantangan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka menyiapkan sejumlah program Quick Wins seperti:
- Satu Desa Satu Sarjana.
- Satu unit “SPBU Mini” (Solidaritas pada Buruh untuk Memiliki Hunian).
- Program SAREBU (Sakola Bareng Ibu-ibu).
”Momen ini adalah titik tolak untuk melangkah ke masa depan dengan semangat kolaborasi dan inovasi menuju Majalengka Langkung Sae,” ujar Bupati Eman Suherman.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin, Anggota DPR RI TB Hasanuddin, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.