0123456

TP PKK Kabupaten Selenggarakan Lomba Cipta Olahan Pangan

MAJALENGKAKAB.GO.ID Dalam upaya meningkatkan diversifikasi pangan nonberas, TP PKK Kabupaten Majalengka menyelenggarakan Lomba Cipta Olahan Pangan Berbahan Baku Serelia dan/atau Kacang-kacangan Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2015 yang berlangsung di Gedung SKB, Kamis (23/4).

Pada acara Lomba tersebut juga diserahkan penghargaan Kartini Award Tahun 2015 yang diserahkan Pimpinan Radar Cirebon kepada Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Hj. Imas Indrawati, SE. atas jasa dan pengabdiannya dalam membina Ibu-ibu melalui kegiatan PKK.
Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Majalengka, Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Kepala BP4K, Kepala OPD, para Camat se-Kabupaten Majalengka, Jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan dan jajarannya serta para undangan lainnya.
Ketua Panitia Penyelenggara dalam laporannya mengatakan bahwa Lomba Cipta Olahan Pangan Berbahan Baku Serelia dan atau Kacang-kacangan Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2015 tersebut merupakan program kerja Pokja III yang diikuti 26 TP PKK Kecamatan dan 1 Stand TP PKK Kabupaten Majalengka. Peserta yang menjadi Juara I, nantinya akan diikutsertakan ke kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu Ketua TP PKK Hj. Imas Indrawati, SE., menyebutkan bahwa tujuan utama diadakan lomba tersebut adalah untuk membangun minat masyarakat untuk mengolah bahan makanan lokal nonberas.
Menurutnya, kemampuan ibu-ibu PKK mengolah bahan makanan lokal nonberas dapat meningkatkan diversifikasi pangan masyarakat Majalengka. Sedangkan mengenai lombanya, di antaranya untuk menjalin silaturahmi serta melatih menjunjung tinggi sportivitas dalam perlombaan.
Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE., M.Si., yang membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya mengatakan bahwa TP PKK berkewajiban untuk menyukseskan 10 Program PKK, di antaranya mengembangkan pangan dan berupaya untuk selalu hidup sehat.
Bupati mengingatkan bahwa manusia akan terus berupaya membangun dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologinya, dan pengembangan iptek tersebut akan berdampak pada berkurangnya lahan pesawahan. Sementara, di sisi lain jumlah penduduk akan terus bertambah sehingga kebutuhan pangan pun terus meningkat pula. Hal tersebut sulit untuk dihindari, oleh karena itu harus ada upaya diversifikasi pangan, dengan tetap memperhatikan kandungan gizi yang baik.
Bupati mengarahkan agar jajaran TP PKK berupaya kreatif menciptakan kuliner-kuliner baru yang dapat menghasilkan uang. Selain sebagai inovasi juga dapat dijadikan persiapan menciptakan peluang memperoleh tambahan pendapatan menjelang masa pensiun suaminya, sehingga bila saatnya nanti pensiun tidak menimbulkan masalah keuangan bagi keluarga.