Bupati Majalengka Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan

MAJALENGKAKAB.GO.ID Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2016, Pemkab Majalengka menyelenggarakan Upacara peringatan Hari Pahlawan di Alun-alun Majalengka, Kamis (10/11).

               

Upacara peringatan diikuti pasukan Yonif Raider 321 Galuh Taruna, Kodim 0617, Lanud Sugiri Sukani, Kepolisian, Satpol PP, Dishubkominfo, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Korpri, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Satgas Pemuda Pancasila, Pramuka, dan Pelajar SLTA dan SLTP.

                Turut hadir pada upacara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Ketua DPRD, unsur Forkominda, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda, Assisten Daerah, para kepala OPD, pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka, Dharma Wanita, anggota veteran, pimpinan ormas kepemudaan, dan undangan lainnya.

                Dalam sambutannya, Menteri Sosial Republik Indonesa yang dibacakan Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE., M.Si.,  mengatakan bahwa setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.

“Peringatan tersebut didasarkan pada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945,” tutur Mensos.

                Menurut Menteri, setelah merebut kemerdekaannya, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif, kita butuh patriotisme yang lebih positif dan  progresif.

                Patriotisme sejati bukan sekedar mempertahankan melainkan juga memperbaiki  keadaan negeri untuk keluar dari berbagai persoalan bangsa hari ini, dan patriotisme progresif dituntut menghadirkan kemandirian bangsa tanpa terperosok pada anti asing.  Patriotisme progresif harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan.

                Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua, seperti taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pahlawan bangsa.

                Mengakhiri sambutannya, Mensos mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat, maupun pahlawan bagi negeri ini, seraya mengucapkan “Selamat Hari Pahlawan Tahun 2016”.