Bupati Majalengka Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda

MAJALENGKAKAB.GO.ID Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Majalengka Ke-88 Tahun 2016, Pemkab Majalengka menyelenggarakan Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Alun-alun Majalengka, Jum’at (28/10).

               

Upacara peringatan diikuti pasukan Yonif Raider 321 Galuh Taruna, Kodim 0617, Lanud Sugiri Sukani, Kepolisian, Satpol PP, Dishubkominfo, Korpri, Satgas Pemuda Pancasila, Resimen Mahasiswa,  Purna Paskibra Indonesia (PPI), Pramuka, Pelajar SLTA dan SLTP.

                Turut hadir pada upacara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Ketua DPRD, unsur Forkominda, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda, Assisten Daerah, para kepala OPD, pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka, Dharma Wanita, anggota veteran, pimpinan ormas kepemudaan, dan undangan lainnya.

                Dalam sambutannya, Menteri Pemuda dan Olaharaga yang dibacakan Bupati Majalengka    H. Sutrisno, SE., M.Si., menyampaikan salam hangat kepada tokoh-tokoh pemuda di seluruh penjuru negeri dan manca negara beserta keluarga untuk tetap berjuang dan berupaya sekuat tenaga demi kemakmuran bangsa Indonesia dan terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

                Menurut Menpora, dalam waktu tidak akan lama lagi, tahun 2020 hingga 2035, bangsa Indonesia akan mengalami era yang langka, yang disebut dengan istilah Bonus Demografi.  Pada masa itu, jumlah usia produktif bangsa Indonesia diproyeksikan akan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia saat itu, yang diperkirakan mencapai 297 juta jiwa.

                Bonus Demografi menjadi windows opportunity (peluang) yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan.

                Namun Menpora mengingatkan, bahwa jumlah yang cukup besar saja tidaklah cukup untuk dapat memberikan kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Jumlah sumber daya manusia produktif  yang banyak harus diikuti pula dengan kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia.

                Setelah menyebutkan beberapa tokoh pemuda Indonesia yang berhasil mengguncang dunia di berbagai bidang, Menpora mengajak para pemuda-pemudi Indonesia untuk membuktikan diri mampu menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia memanfaatkan moment Bonus Demografi untuk melakukan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia agar menjadi negara maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya.