Bupati Majalengka Jadi Inspektur Upacara HUT TNI ke-71

MAJALENGKAKAB.GO.ID   Seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ada di Kabupaten Majalengka bersinergi melangsungkan peringatan HUT TNI ke-71 Tahun 2016 di Lapangan Alun-alun Majalengka, Rabu (5/10).

               

Peringatan HUT TNI ke-71 dihadiri Bupati Majalengka, unsur Forkominda, Dandim 0617/Majalengka, Danyonif Raider 321/Galuh Taruna, Dan Lanud Sugiri Sukani, Kapolres Majalengka, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala OPD, pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka, Camat, Dharma Wanita, para perwira TNI/POLRI, anggota Veteran, Ormas, dan undangan lainnya.

                Sedangkan pasukan yang menjadi peserta upacara terdiri dari pasukan dari Kodim 0617/Majalengka, Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna, Lanud Sugiri Sukani, kepolisian, Satpol PP, Dishubkominfo, Korpri, Satgas Pemuda Pancasila, Purna Paskibra Indonesia Kabupaten Majalengka, FKPPI, dan pelajar.

                Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang dibacakan Bupati Majalengka, H. Sutrisno, SE., M.Si., selaku Inspektur Upacara, mengawali sambutannya dengan mengajak kepada seluruh peserta upacara dan keluarga besar TNI untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta  merendahkan hati, menundukkan kepala seraya berdoa yang ditujukan kepada para pahlawan, sesepuh dan senior TNI yang telah mendharmabaktkan dirinya dan mengukir prestasi  demi kejayaan bangsa, negara dan TNI hingga saat ini.

                Kepada seluruh prajurit dan PNS TNI bersama keluarga di manapun bertugas dan berada, Panglima TNI mengucapkan Selamat Ulang Tahun dan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia.

                Menurut Panglima, pada peringatan HUT TNI ke-71 tahun 2016, tidak dilaksanakan secara terpusat yang disertai dengan parade dan demonstrasi prajurit dan alutsista, namun dilaksanakan di tingkat daerah secara sederhana.

                Panglima berharap, kegiatan yang dilaksanakan tidak mengurangi makna dan kemeriahan peringatan itu sendiri, karena di tiap wilayah satuan TNI dilaksanakan upacara yang dipadukan dengan kearifan lokal dan kegiatan sosial lainnya yang merupakan wujud kepedulian TNI kepada rakyat.

                Lebih lanjut Panglima mengatakan bahwa pembangunan kekuatan TNI terus dilaksanakan dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan pada tahap sebelumnya guna menuju pencapaian pembangunan postur ideal.

                Pembangunan TNI tetap difokuskan pada modernisasi alutsista, pengembangan organisasi, pembangunan sarana-prasarana terutama di pulau-pulau strategis yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis dan ketersediaan anggaran.

                Pembangunan prioritas pulau terluar yang sedang dan akan dilaksanakan tersebut meliputi Pulau Natuna, Pulau Yamdena (Kota Saumlaki), Pulau Selaru, Pulau Morotai, Pulau Biak dan Kabupaten Merauke.

                Panglima menambahkan, bahwa setiap prajurit dan PNS TNI dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Tindakan negatif sekecil apapun akan mengganggu bahkan merusak jati diri TNI, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

                Mengakhiri sambutannya, Panglima mengajak untuk mendekatkan diri dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga kita ada dalam lindungan-Nya serta mendapatkan limpahan kesehatan dan kekuatan guna melanjutkan tugas dan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara, yang sangat, sangat kita cintai bersama.

                Usai pembacaan sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah bagi para juara lomba  yang diikuti sekolah-sekolah, baik yang diselenggarakan di tingkat Kodam III/Siliwangi maupun Kodim 0617/Majalengka, sosiodrama Palagan Djawoera yang menceritakan sekelumit perjuangan Ki Bagus Rangin di wilayah Jatitujuh, serta penampilan dan atraksi Drum Korps Gita Abdi Praja dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang beranggotakan putera-puteri terbaik dari seluruh Nusantara.