Bupati Majalengka Serahkan Bantuan CSR 2016

MAJALENGKAKAB.GO.ID Sebagai salah satu wujud kepedulian sosial dan lingkungan sekitarnya, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Majalengka turut berpartisipasi dalam program pengentasan kemiskinan melalui kegiatan perbaikan rumah tidak layak huni dan pemberdayaan ekonomi produktif, serta bantuan lainnya. Penyerahan bantuan tersebut  dilaksanakan di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Majalengka, Jum’at (12/8).

               

Acara penyerahan bantuan dihadiri lebih kurang 200 yang terdiri dari para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, unsur perusahaan pemberi dana CSR, seperti Bank BJB, PDAM, Perumda BPR, PT. Leetek Garment Indonesia, PT. Bibit Indonesia, PT. Teknotama Lingkungan Internusa, Bank BNI, serta DPD Gapensinas Kabupaten Majalengka, para Camat, Kepala Desa/Lurah, Ketua LPM dan unsur masyarakat penerima bantuan.

                Dalam laporannya Kepala Bagian Dalprog dan Pembangunan Setda Kabupaten Majalengka, Rd. Muh. Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa jumlah penerima bantuan Stimulan perbaikan Rutilahu sebanyak 57 orang yang tersebar di 55 Desa/Kelurahan di 26 Kecamatan.

                Tiap penerima program memperoleh bantuan sebesar Rp 10.000.000,- dengan rincian Rp 7.500.000,- untuk pembangunan fisik rumah dan Rp 2.500.000,- untuk modal usaha ekonomi produktif. Sedangkan teknis penyalurannya dilakukan dengan dua kali transfer.

                Sementara itu, Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE., M.Si., dalam sambutannya, yang dibacakan Wakil Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., mengatakan bahwa tugas membangun bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi merupakan tanggung jawab semua lapisan masyarakat termasuk kalangan dunia usaha.

                Menurut Bupati, kondisi ekonomi masyarakat saat ini tidak seluruhnya termasuk kategori mampu, mengingat sebagian saudara kita masih berada dalam kondisi kemiskinan. Berdasarkan data BPS tahun 2015 telah terjadi penurunan prosentase penduduk miskin Kabupaten Majalengka sejak tahun 2008 dari 32,12% menjadi 12,73%.

                Lebih lanjut Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka sejak tahun 2009 telah berupaya melaksanakan program penanggulangan kemiskinan melalui berbagai kegiatan, di antaranya perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat produktif. Kegiatan tersebut didanai dari APBD Kabupaten, Provinsi, Pusat, maupun pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

                Kepada para Camat, Bupati meminta agar menghimbau para Kepala Desa di wilayahnya agar meningkatkan alokasi anggaran perbaikan rutilahu dari Alokasi Dana Desa (ADD) pada APBDesnya masing-masing.

                Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati  mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada perusahaan/perbankan, BUMN, BUMD, yang telah menjalankan program CSR di Kabupaten Majalengka serta meminta agar kegiatan tersebut dapat diagendakan secara rutin dan menghimbau kepada perusahaan yang belum melaksanakan kegiatan tersebut untuk dapat berpartisipasi mengisi ruang-ruang pembangunan di Kabupaten Majalengka.