Bupati Majalengka Hadiri Istighosah Kubro dan Launching Gerakan Nusantara Mengaji

MAJALENGKAKAB.GO.ID Dalam rangka melakukan persiapan, terutama mental siswa-siswi dalam menghadapi Ujian Nasional Tingkat SLTP Tahun 2016 yang bertema “prestasi penting, jujur yang utama”, Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE., M.Si., berkenan menghadiri Istighosah Kubro yang dilaksanakan di Alun-alun Majalengka sekaligus Launching Gerakan Nasional Nusantara Mengaji Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2016, Selasa (3/5).

               

Mengingat pentingnya dua kegiatan tersebut, Bupati mengundang hampir seluruh komponen warga/pejabat Majalengka, di antaranya Ketua DPR, para wakil ketua, para ketua komisi, dan anggota DPRD, Wakil Bupati, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah beserta para pejabat eselon II, III, IV dan fungsional umum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Ketua MUI Kabupaten, Direktur BUMD, para Ketua Ormas Islam, para Camat, Kepala KUA, Ketua MUI Kecamatan, serta para Kepala Desa/Kelurahan se-Kabupaten Majalengka, para Kepala SMP/MTs, Bapak/Ibu Guru, siswa-siswi kelas IX dan undangan lainnya.

                Bupati Majalengka dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional adalah merupakan pelaksanaan amanah Undang-undang No. 20 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran secara nasional dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan (SKL).

                Sedangkan hasil ujian nasional secara umum akan digunakan untuk pemetaan mutu program pendidikan dan atau satuan pendidikan, bahan pertimbangan seleksi memasuki jenjang pendidikan berikutnya serta dijadikan dasar pertimbangan dalam pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan peningkatan mutu pendidikan.

                Bupati mengajak kepada para guru dan orang tua siswa untuk menciptakan suasana belajar, baik di sekolah maupun di rumah, suasana belajar yang tenang dan nyaman, menghindari hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan persiapan anak-anak kita aam menghadapi ujian nasional.

                Kepada para siswa Bupati berpesan agar menghadapi UN dengan sikap tenang, banyak belajar dan berlatih mengerjakan soal, menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup agar ketika ujian tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan, meminta doa dan restu dari orang tua dan guru serta jujur dalam mengerjakannya agar Allah swt., senantiasa memberi kemudahan dan kelancaran.

                Bupati mengingatkan bahwa pada saat itu juga akan dilaksanakan Launching Gerakan Nasional Nusantara Mengaji. Yakni, gerakan mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai Al Qur an dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan ini diawali dengan penyelenggaraan 300.000 kali khataman Al Qur an yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

                Menurut Bupati, Gerakan Nasional Nusantara Mengaji merupakan upaya anak bangsa dalam bermunajat memohon pertolongan kepada Allah swt., agar dijauhkan dari segala bala dan bencana serta diberi kekuatan untuk mampu mengatasi persoalan bangsa, demi terwujudnya keselamatan, kesejahteraan dan keberkahan bangsa Indonesia.

                Pihaknya menyadari bahwa sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara masih mengalami berbagai macam ujian dan cobaan yang tidak ringan. Ancaman radikalisme, terosisme, kesenjangan ekonomi dan sosial, memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat, menjamurnya pergaulan bebas, maraknya penyalahgunaan narkoba serta perilaku negatif lainnya.

                Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka menyambut baik Gerakan Nasional Nusantara Mengaji dengan menghimbau kepada seluruh umat Islam Kabupaten Majalengka untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan ini dengan membaca Al Qur an sampai khatam, baik di mesjid, musholla, majelis ta’lim maupun tempat-tempat ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama-sama.

                Bupati berharap gerakan ini akan berlanjut dengan gerakan memahami dan mengamalkan ajaran Al Qur an sehingga akan muncul generaso qur ani di tengah masyarakat kita yang akan membawa kepada kemaslahatan dan keberkahan bangsa.

                Mengakhiri sambutannya, Bupati meyakinkan bahwa Allah swt., akan mendengar doa-doa kita dan mengabulkannya serta mengajak yang hadir khususnya untuk berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Nusantara Mengaji.