Bupati Majalengka Berikan Arahan dan Pembinaan pada Bidan PTT Pusat

MAJALENGKAKAB.GO.ID Pentingnya peran tenaga kesehatan, dalam hal ini bidan, sangat dirasakan dalam pembangunan kesehatan terutama di daerah pedesaan. Hal itu terungkap dalam acara pengarahan dan pembinaan Bidan PTT Pusat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka Tahun 2016 yang diselenggarakan di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Kamis (31/3).

               

Dalam arahan dan pembinaannya, Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE., M.Si., mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka sengaja mengundang seluruh Bidan PTT Pusat yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Hal tersebut dilakukan terkait rencana fasilitasi Kementerian Kesehatan dalam pengadaan CPNS Tahun 2016 dari Bidan PTT Pusat.

                Menurut Bupati, fasilitasi pengadaan CPNS tersebut tidak lain sebagai bentuk apresiasi pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan kepada tenaga kesehatan PTT yang memberikan kontribusi cukup besar dalam pembangunan kesehatan terutama di daerah pedesaan yang sudah menjadi ujung tombak dalam menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi.

“Saat ini terdapat 8.640 puskesmas di Indonesia masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan, sehingga tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014,” imbuh Bupati.

                Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa pengadaan PNS di instansi pemerintah dilakukan berdasarkan penetapan kebutuhan yang ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui tahapan perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, masa percobaan dan pengangkatan menjadi PNS.

                Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa penyelenggaraan pengadaan CPNS saat ini, dilakukan melalui kebijakan dan sistem seleksi yang didesain sedemikian rupa, dimana proses pendaftaran dilakukan melalui sistem online dan seleksinya dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assested Test).

“Sesuai informasi yang saya terima, untuk pengadaan CPNS dari Bidan PTT pusat pun akan dilakukan proses yang sama,” tutur Bupati.

                Oleh karena itu Bupati berpesan agar jangan percaya pada isu-isu yang menyesatkan dengan iming-iming bisa meluluskan peserta seleksi CPNS.

“Saya minta para Bidan PTT untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap siapa pun yang ingin memanfaatkan momen ini demi keuntungan pribadi dan bilamana perlu segera laporkan pada pihak yang berwajib,” pinta Bupati.

                Sebelum mengakhiri arahannya Bupati berharap agar Kementerian Kesehatan tidak hanya memperhatikan Bidan PTT Pusat, akan tetapi juga PTT tenaga kesehatan lainnya termasuk PTT yang diangkat oleh pemerintah provinsi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Majalengka.

                Oleh karena itu Bupati mengajak semua yang hadir berdoa semoga teman-teman lainnya yang belum diberikan kesempatan melalui fasilitasi rencana tahun ini akan mendapatkan kesempatan di tahun yang akan datang.