Bupati Majalengka Buka Seminar Nasional Bandara Internasional Jawa Barat

MAJALENGKAKAB.GO.ID Seminar Nasional Bandar Udara Internasional Jawa Barat yang bertajuk Menyatukan Tekad Mewujudkan Penyelesaikan Pembangunan Bandara, dalam Mengungkit Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat sukses dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Majalengka Senin (7/3).

               

Selain dihadiri para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, hadir pula para pejabat pemerintah dari kabupaten/kota se-wilayah III Cirebon, pejabat pemerintah dari kabupaten Subang, Sumedang, pemprov Jabar, tokoh masyarakat, pengusaha, LSM, akademisi dan undangan lainnya.

                Dalam sambutan pembukaan seminar, Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada para undangan yang telah berkenan hadir di acara seminar tersebut.

                Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang pada kunjungannya ke Kabupaten Majalengka bulan lalu, ketika meninjau pembangunan Bandara Kertajati telah memutuskan untuk mengambil alih seluruh pembiayaan baik sisi udara maupun darat menjadi tanggungan pusat.

                Selanjutnya Bupati mengungkapkan sejarah pembangunan Bandara yang dimulai sejak beberapa tahun silam. Munculnya issue kehadiran Bandar Udara di Majalengka sudah dimulai sejak tahun 2003 pada masa Bupati Hj. Tutty Hayati Anwar, SH., M.Si. Perkembangan selanjutnya belum menampakkan kabar yang menggembirakan hingga pada tahun 2010 ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa pembangunan Bandar Udara Internasional di Majalengka jadi dilaksanakan dengan pembangunan sisi udara ditanggung oleh Pusat.

                Perkembangan yang lebih menggembirakan muncul ketika Presiden Jokowi pada peninjauannya ke lokasi Bandara Kertajati memutuskan untuk mengambil alih seluruh pembiayaan pembangunan Bandara Kertajati, baik sisi udara maupun darat oleh pusat.

                Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa seminar saat ini salah satunya bertujuan agar pembangunan Bandara tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat seputar bandara saja, melainkan bagi masyarakat Majalengka. Jadi, bukan hanya pembangunan aerocity melainkan aeorotopolis.

                Sebelum mengakhiri sambutannya dan membuka secara resmi kegiatan seminar nasional, Bupati mengucapkan terima kasih kepada jajaran panitia yang telah bekerja maksimal dalam waktu yang singkat untuk menyukseskan kegiatan tersebut.