Dishubkominfo Selenggarakan Sosialisasi Kebijakan Pemerintah dan Pembangunan

MAJALENGKAKAB.GO.ID Memasuki Tri Wulan ke-4, Seksi Media dan Informasi Bidang Kominfo Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Pemerintah dan Pembangunan Tahun Anggaran 2015 bertempat di halaman Kantor Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji, Jum’at (9/10).

Sesuai tema yang usung, yang hadir pada acara tersebut selain para Kuwu dan perangkat desa se-Kecamatan Sukahaji, dihadiri pula para pelaku usaha kecil, pelaku home industri di Desa Tanjungsari, serta Muspika Sukahaji.
Mengawali sambutan, Camat Sukahaji, Drs. Oman Suratman, M.Si., mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dipilihnya Desa Tanjungsari sebagai tempat sosialisasi. “Mudah-mudahan bermanfaat untuk warga kecamatan Sukahaji.
Camat berharap, muncul produk istimewa dari Desa Tanjungsari, Majalengka dan Indonesia pada umumnya yang dapat menjadi produk primadona yang dibanggakan. Kepada ibu-ibu yang sudah memiliki kegiatan usaha, mudahan-mudahan dapat mengembangkan usahanya Desa Tanjungsari,” tuturnya.
Menurut Camat Sukahaji, Indonesia saat ini sedang bersiap menghadapi Pasar Bebas ASEAN (MEA). Untuk itu pihaknya mengingatkan kepada para pelaku usaha, terutama kecil dan menengah, untuk mengupayakan agar produk-produk yang dihasilkan harus siap bersaing dengan produk-produk sejenis yang mungkin diproduksi negara ASEAN lainnya.
“Kami siap membantu perizinan bagi para pelaku usaha yang ada di wilayah Kecamatan Sukahaji yang hendak mengajukan proses perizinan ke tingkat Kabupaten,” tuturnya.
Sementara itu Kabid Kominfo Wawan Kurniawan, S.Sos., MT., mengawali sambutannya dengan memohon maaf atas ketidakhadiran Kepala Dishubkominfo karena sedang mempersiapkan ekspose.
Selanjutnya Kabid Kominfo mengemukakan bahwa kegiatan sosialisasi pembangunan dan kebijakan pemerintah dilaksanakan secara berkeliling dari satu wilayah kecamatan ke kecamatan lainnya.
Kaitannya dengan persiapan menghadapi MEA, Kabid Kominfo akan membantu mempromosikan secara gratis produk-produk usaha kecil menengah yang memang sudah layak diekspose ke dunia internasional bagi para pelaku usaha yang memiliki produk unggulan dan mampu bersaing dengan promosi melalui internet.
Sementara itu, Narasumber Sosialisasi, Nana Cartana yang merupakan wirausahawan muda, menceritakan suka duka perjalanan hidupnya yang berganti-ganti mata pencaharian, mulai dari pelukis kaca, seniman musik, pembuat tahu, hingga akhirnya sebagai pengrajin Opak Loji.
Menurut Nana, beberapa resep usaha yang ia kerjakan di antaranya, pelaku usaha tidak usah malu-malu walaupun usahanya kecil-kecilan, memilih usaha yang dibutuhkan/dikonsumsi banyak orang tanpa mengandung resiko kontra indikasi berbagai penyakit, mempunyai keinginan untuk maju dan berkembang, pantang menyerah dan beruji coba jika menemui kegagalan, membuka diri bagi peluang inovasi bentuk produk, memperhatikan kemasan, mengupayakan prosedur yang harus diikuti meliputi syarat perizinan dan kesehatan seperti PIRT, Produk Halal, bahkan hingga mempereoleh hak paten dengan tidak melupakan ikhtiar akhirat melalui berdo’a dan tetap memelihara semangat bekerja.
Berkat Opak Loji yang sudah memiliki hak paten, menurut Nana, saat ini ia sudah mendapat perhatian dari pihak Bank dan pernah bertemu dengan pejabat tinggi salah satu bank pemerintah, bertemu dengan Menteri BUMN dan pejabat lainnya serta mengikuti berbagai pameran berskala nasional di berbagai daerah.