BKD Selenggarakan Pembinaan Rohani Bagi PNS

MAJALENGKAKAB.GO.ID Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan pembinaan rohani bagi para PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang diselenggarakan di Gedung SKB Majalengka, Kamis (8/10).

Para peserta yang hadir, merupakan perwakilan dari setiap instansi/OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka disertai para pejabat di lingkungan BKD.
Acara pembinaan rohani bagi PNS dibuka dengan pembacaan Al Qur an dan dilanjutkan dengan pembacaan do’a. Kemudian dilanjutkan dengan laporan dari penyelenggara yang disampaikan Kasubid Kesejahteraan Pegawai.
Dalam laporannya, Panitia mengatakan, sebagai pengelola urusan kepegawaian, BKD merasa perlu menyelenggarakan pembinaan rohani bagi para PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Menurut panitia, upaya pembinaan harus terus menerus dilakukan melalui berbagai upaya, salah satunya kegiatan pembinaan rohani. Dengan pembinaan rohani pegawai, diharapkan dapat membangun karakter pns yang berdisiplin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak mulia sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sementara itu Sekretaris BKD Drs. Ono Haryono, M.P., sebelum membacakan sambutan Kepala BKD, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala BKD. “Sedianya mau hadir, namun ternyata hari ini ada tiga kegiatan dalam waktu yang bersamaan,” tuturnya.
Dalam sambutannya Kepala BKD Drs. H. Ahmad Sodikin, M.M., mengucapkan selamat datang kepada narasumber seraya berharap agar dapat terus menjalin kerjasama di masa yang akan datang.
Menurut Kepala BKD, peran Sumber Daya Manusia (SDM) sangatlah penting sehingga perlu pembinaan pegawai untuk membentuk pegawai yang berkarakter, PNS yang berkarakter dan bertanggung jawab. Kepada para peserta, Kepala BKD berharap agar dapat mengikuti kegiatan tersebut serta dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diterima kepada pegawai yang lainnya.
Usai membacakan sambutan, Sekretaris BKD membuka kegiatan tersebut secara resmi dan mempersilahkan kepada narasumber pembinaan rohani untuk menyampaikannya kepada para peserta.
Dua narasumber pembinaan rohani KH. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I., dan Budiman (seorang Motivator) yang diundang untuk menyampaikan materi, secara garis besar menuju ke arah yang sama namun beda dari cara dan gaya penyampaian. Materi keduanya mengutamakan pentingnya bekerja sebagai ibadah kepada Sang Khalik, menganggap bekerja sebagai bagian dari ibadah dalam kehidupan sehari-hari sehingga harus dilakukan dengan niat yang baik dan cara yang baik agar memperoleh hasil yang baik pula.